pemerintahan

Penguatan Penyelesaian Pengaduan E-Lapor SP4N Dan PPID, Kadis Mengutus ASN Ke Jabar

penulis: Admin | 19 September 2019 20:05 WIB
editor:


Penguatan Penyelesaian Pengaduan E-Lapor SP4N Dan PPID, Kadis Mengutus ASN Ke Jabar
Penguatan Penyelesaian Pengaduan E-Lapor SP4N Dan PPID, Kadis Mengutus ASN Ke Jabar

Bengkulu, KejarFakta.co - Untuk meningkatkan pemahaman dalam penguatan penyelesaian pengaduan masyarakat melalui Aplikasi E-LAPOR SP4N dan pengintegrasian PPID terutama sengketa informasi di Komisi Informasi Provinsi (KIP) Bengkulu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu Jaduliwan, SE, MM., mengutus ASN melakukan pembelajaran Aplikasi E-LAPOR dan PPID ke Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Kamis (19/9/2019).

Pembelajaran yang digelar selama dua hari ini (19 s/d 20-red), banyak hal yang telah dipahami mulai dari pengintegrasian Sistem Aplikasi LAPOR-SP4N, cara penyelesaian tindak lanjut pengaduan, pembentukan Tim Tekhnis Aplikasi LAPOR SP4N, pengelolaan website PPID, penyelesaian sengketa informasi dan banyak hal dalam materi pembelajaran ini.

Selain itu, juga dilakukan Kunjungan ke Dinas Kominfo Kota Bandung dan Commant Centernya dengan melakukan hal yang sama, sheering serta pembelajaran terkait Aplikasi LAPOR-SP4N dan PPID.

Commant Center yang merupakan salah satu kebanggan Dinas Kominfo Kota Bandung ini, adalah pusat data dan informasi, dengan menampilkan semua aplikasi termasuk E-LAPOR dan PPID, website, media sosial, info grafis dan alur lalu lintas dari CCTC yang terkoneksi secara online dengan bekerjasama pihak kepolisian.

Kepala Seksi Komunikasi Publik Bidang IKP Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat Lovita mengatakan, di Dinas Kominfo ada dua aplikasi yang menangani tentang pengaduan masyarakat yaitu E-LAPOR dan Frekuesphon yaitu Aplikasi pengaduan masyarakat yang merupakan program dari Gubernur sendiri, ujar Lovita yang juga Pejabat Penghubung E-LAPOR ini.

Dikatakan Lovita Sistem Aplikasi E-LAPOR baru terbentuk ditahun 2017 yang lalu, karena baru ada pelimpahan ke Dinas Kominfo dan alhamdulillah, sekarang sudah masuk peringkat ke-10 besar di E-LAPOR Awards tingkat Nasional.

“Selain kita menerima pengaduan melalui Aplikasi E-LAPOR, kita juga melayani pengaduan lewat Instagram dan WA Gubernur , disinilah letak pelayanan plusnya kita”, jelas Kasi Komunikasi Publik dengan sedikit membanggakan.

Hal lain dikatakannya, sekarang sudah mengalami angka penurunan berkas sengketa informasi yang masuk di Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Barat, dari ribuan menjadi ratusan berkas sengketa.(okta/kmf).

Tag : #E-Lapor SP4N #PPID#Provinsi Bengkulu