news

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Tenaga Surya Bengkulu Selatan, Ikhsanudin : Tim PHO Mau Cari Penyakit

penulis: Admin | 1 July 2019 13:58 WIB
editor:


Proyek lampu jalan tenaga surya Dinas ESDM dan Kehutanan Kabupaten Bengkulu Selatan. (Foto: Asiun)
Proyek lampu jalan tenaga surya Dinas ESDM dan Kehutanan Kabupaten Bengkulu Selatan. (Foto: Asiun)

Bengkulu Selatan, Kejarfakta.co -- Kasus dugaan korupsi proyek lampu jalan tenaga surya pada Dinas ESDM dan Kehutanan Kabupaten Bengkulu Selatan telah disidangkan beberapa kali di Pengadilan Tipikor Bengkulu dengan mendudukkan lima orang  sebagai terduga.

“Hanya lima orang itu yang dijerat jaksa, sisanya belum ada tanda-tanda tersentuh hukum,” ujar pegiat anti korupsi Bengkulu, Ikhsanudin, di hadapan sejumlah awak media, Minggu  (30/6/19) malam.

Menurut dia, sedikitnya masih ada 13 orang lainnya yang sangat perlu didalami keterlibatannya dalam proyek senilai Rp 1,3 miliar yang menurut temuan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Bengkulu telah merugikan negara sekitar Rp
340 juta ini.

Selain itu, Ikhsan juga menyoroti serah-terima hasil pekerjaan dari rekanan kepada tim Provisional Hand Over (PHO).

"Sudah tau barangnya palsu (tidak sesuai spesifikasi teknis-red), tidak memiliki SNI dan tidak bergaransi, masih saja diterima. Tim PHO mau cari penyakit?" tukasnya.

Serangkaian kejanggalan terkait luputnya belasan orang ini, lanjut Ikhsan, hendaknya menjadi tugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Selatan untuk kembali melakukan pendalaman kasus, agar hukum benar-benar bisa ditegakkan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak berkompeten lainnya sedang dalam upaya dikonfirmasi. (Asiun)

Tag : #Dinas ESDM dan Kehutanan Kabupaten Bengkulu Selatan#Pengadilan Tipikor Bengkulu